Kamis, 25 Juli 2013

-------- malam malam malam malam ---------

aku sedang merasakan liburan panjaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaang, tapi nyatanya aku tak sedang berlibur. tidur - dirumah - maen laptop - motret - galau - belajar bikin layout - dan entahlah ~ sungguh sangat amat membosankan. aku rindu Jogja, aku rindu dengan segala kenangan, rindu segala kegiatan, rindu bercengkrama dengan bulan, jalan jalan di pantai, pergi ke malioboro dan tak luput aku kangen warneeeeeeeeeeeeeeeeet :') ya tempat aku nyari tugas sebelum ada laptop, tempat galau, tempat ketemuan, tempat makan tengah malam, tempat nongkrong 24 jam, dan sederhana itu indah istimewah tak terduga ^_^

#AL ~

terimakasih atas janji yang pernah kau ucapkan. kini aku tak cukup percaya dengan semua kata. kala itu aku sudah tak tau arah, tubuhku lemas tak berdaya dan lelah. tiba tiba kau menghilang, pesan singkat tak kunjung datang, lalu aku sengaja menghapus namamu dari friendlist facebookku. cukup ku terluka, ku pikir kau memang yang akan meniti asa, tapi nyatanya hanya bualan belaka. beberapa hari yang lalu kau kembali merangkai kata mengirimkan kata kata berwujud penjelasan demi penjelasan. kau tanya aku ada dimana, bersama siapa yang aku jawab hanya aku berada dimana. apa urusannya aku bersama siapa, apa urusannya kamu  datang membawa beribu - ribu kata. kenapa baru datang sekarang? kemana kamu tiga bulan yang lalu, saat aku sungguh nyakin dengan semua yang kau katakan. sekarang sungguh aku tak terlena, sungguh aku sudah tak bisa percaya. aku buka facebookmu, yang aku tau masih tetap saja semuanya hanya palsu. aku semakin tak percaya, aku sudah memaafkan, aku tak peduli sekarang apa maumu, dulu ku anggap kau adalah sosok yang hebat tapi nyatanya kau bukan yang terbehat tapi kau penjahat, penjahat yang hanya bisa membuat janji. terimakasih untuk waktu yang cukup lama, terimakasih atas ijin Tuhan aku di pertemukan dan diperpisahkan. terimakasih untuk semuanya ~

Rabu, 17 Juli 2013

--------- untitled #2 ----------

tak seperti lelaki biasa yang kutemui, sosoknya berambut ikal, kocak, pendiam, penuh misterius. entah mengapa sosoknya membuatku bergairah ingin memperjuangkannya, tapi ketakutan selalu membunuhku, resiko resiko membayangi otakku, jika aku gagal memperjuangkan aku disangka pura pura, tapi jika aku terus memperjuangkan pengabaian yang kurasa. ya mungkin itu sebuah resiko yang memang sudah harus kudapati untuk memperjuangkan seseorang. sekarang tinggal hatimu yang kau tekatkan, jika memang benar kamu ingin memperjuangkan dia dengan nyata, utuh seutuh utuhnya maka perjuangkanlah, tak usah ragu ! keraguan dan ketakutanmu biar Tuhan  yang jawab pada akhir ceritanya. Jika memang gagal ya sudah masih ada seseorang yang akan dikirimkan oleh Tuhan nantinya, jika memang diRidhoi oleh Tuhan maka seburuk apapun sifatnya jika kau telah mendapatkan apa yang sudah kamu perjuangkan mohon pertahankan, ingat pada perjuanganmu saat ini ketika kamu belum mendapatkan dia yang jadi milikmu nantinya ! ~ SelamatBerjuang anak muda :)

untitle

halo selamat malam, apa kabar? apakah perjuanganmu masih diabaikan? apakah perjuanganmu masih tetap akan kau pertaruhkan? ya beberapa perjuangan terkadang akan berupa kebahagiaan terkadang ada juga yang berupa pengabaian. rasanya diabaikaaaaaaaan itu sakitnya cekit cekit cekit cekit cekit cekit, berasa sakit magh gitu, seketika itu perjuangan sebagai tantangan, kamu merasa apapun kau korbankan, hingga terkadang perjuangan berakhir kebahagiaan ~ teruslah berjuang apapun hasilnya serahkan pada Tuhan, bila nanti kau tetap diabaikan, pastikan akan ada pertemuan ~

Senin, 13 Mei 2013

akhir kata untuk malam

malam tak mengubahku untuk menjadi jalang, hanya malam mengajarkanku sebuah pelajaran, entah itu kehidupan ataupun kenangan. dengan ipod mie rebus special ayam dan kopi es aku merasakan malam yang sederhana dan tetap istimewah, alarmku sudah berbunyi 50 menit yang lalu, tapi aku hiraukan itu. tak seperti malam sebelumnya, menjelang dini hari aku sudah berada dirumah merebahkan segala lelahku dalam ranjang tempat tidurku, berteman lagu yang bertebaran diruang kamarku. rasanya ada yang beda entah mengapa hari ini aku tak ingin menyapa rumahku, padahal sebenarnya aku sangat rindu dengan ranjang tempat tidurku. kegalauaan tak hanya disebabkan oleh percintaan melulu. ya aku sedang kalut, kalut diterpa kegalauan, galau tanpa pulsa, galau karna dompet hanya berisi nota nota sisa pembelian. sebenarnya aku juga sedang rindu, rindu mereka yang disana, rindu dengan cinta mereka, saat ini yang ku inginkan hanya satu kata "pulang", tapi entahlah tanggalan sedang tak berpihak padaku, tiket kereta juga tak berpihak padaku. buat kamu selamat tidur ya, semoga malammu menyelimutimu, malaikat menjaga tidurmu, rejeki senantiasa menghampirimu, kesehatan selalu menyelamatkanmu. buat aku semangat berjuang ya, bahagiakan orang tua, semoga ada sosok nyata yang benar benar menghampirimu, menjagamu, dan menemanimu, semoga Tuhan akan selalu menjagamu, menyelamatkanmu, mendidikmu, dan mengasihimu, selamat malam :') :*

Minggu, 12 Mei 2013

m a l a m k u :3

inilah malamku, sederhana tak perlu pesta pora yang penting istimewah :)


ge a ga el a u :(

malam akan selalu datang, entah kenapa lagi, aku harus mengingatmu malam ini, selalu saja muncul dalam daftar obrolan facebookku, pikiran selalu menghasutku untuk membunuhmu dalam daftar pertemananku, tapi entahlah aku tak bisa, aku selalu berfikir dan beranggapan bahwa aku tidak ingin mantan itu menjadi musuh, akupun tidak mau menyia nyiakan hidup hanya membenci sosok sepertimu, terlalu berharga hidupku untuk membencimu, bagaimanapun juga aku pernah mengorbankan perhatiaanku untuk sosok sepertimu.

kamu tau sudah sekian lama lama lama lama lama lama lamanya, aku berjuang berlari dan bangkit sendirian. berjuang untuk melupakanmu, tak mengingatmu sedikitpun, tapi entahlah banyak iblis yang meracuni telingaku. susah memang ketika tidak ada yang menopang dan menemani untuk mup on, tapi ada kalanya aku sendiri disini berlatih untuk mematikan rasaku, walau terkadang itu tak semudah untuk meniup pasir dari telapak tangan.

aku bersyukur, setidaknya Tuhan selalu menghadirkan dan menggantikan yang sudah pergi, namun ketika sudah dihadirkan tanpa ada kabar, tanpa ada kepastian, perpisahan datang lagi. ya, siklus itu mengalir, mungkin itu hanya sebuah siklus hidup, Tuhan banyak memberikan cobaan semuanya untuk dijadikan pelajaran, boleh dikenang namun terlalu banyak mengenang pun itu bisa menjadikan kamu over dosis maka dari itu mengenanglah pada takaran yang sudah ditentukan :)

Mengais Masa Lalu


Kamu selalu mengajariku mengais-ngais masa lalu
Memaksaku untuk kembali menyentuh kenangan
Terdampar dalam bayang-bayang yang kau gurat secara sengaja
Seakan-akan sosokmu nyata
Menjelma menjadi pahlawan kesiangan
Yang merusak kebahagiaan


Dalam kenangan
kau seret aku perlahan
Menuju masa yang harusnya aku lupakan
Hingga aku kelelahan
Hingga aku sadar
bahwa aku sedang dipermainkan


Inikah caramu menyakitiku?
Inikah caramu mencabik-cabik perasaanku?
Apa dengan melihat tangisku
itu berarti bahagia buatmu?
Apa dengan menorehkan luka di hatiku
berarti kemenangan bagimu?


Siapa aku di matamu?
Hingga begitu sulit kau melepaskanku dari jeratanmu


Apakah boneka kecilmu ini dilarang untuk bahagia?
Apakah wayang yang sering kau mainkan ini dilarang untuk mencari kebebasan?
Mengapa kau selalu perlakukan aku seperti mainan?
Kapan kau ajari aku kebebasan?


Ajari aku caranya melupakan!
Meniadakan segala kecemasan
Meniadakan segala kenangan


Nyatanya derai air mataku
Hanya disebabkan olehmu


Ajari aku caranya melupakan
Sehingga aku lupa caranya menangis
Sehingga aku lupa caranya meratap
Karena aku selalu kenal air mata


Aku hanya ingin tertawa
Sehingga hati aku
mati rasa akan luka


@dwitasaridwita

Selasa, 30 April 2013

bagaimana nanti ?

mungkin sekarang sosok bapak dan ibuk masih begitu hebat dan kuat dimataku, tapi aku tidak akan tau bagaimana nasib nantinya ketika bapak dan ibu yang begitu hebat akan menjadikan sosoknya lebih tua. kini aku memikirkan bagaimana nasibnya nanti, ketika aku belum layak untuk membahagiakan mereka, ketika usia yang sekiranya tak dapat untuk ditebak itu, ketika suatu saat nanti aku harus menghidupi satu adikku, ketika suatu saat nanti aku harus berjuang.

entah, mengapa aku memikirkan hal ini sekarang. aku akan berusaha menjadi sosok yang tegar jika sesuatu itu terjadi dan akan menimpa padaku, cinta dan kasih takkan pernah sirna dalam hubungan keluarga, selamanya akan selalu melekat pada darah tubuh ini.